Langsung ke konten

Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur

Satu sumber data untuk merencanakan Seram Bagian Timur

E-Dashboard menghimpun data penduduk, pertanian, perikanan, pasar, bantuan sosial, kemiskinan, dan infrastruktur dari 16 kecamatan dan 198 desa, sehingga setiap perangkat daerah bekerja dengan angka yang sama.

Pembaruan data terakhir 29 Sep 2026

Peta 16 kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Timur 3°00′ LS 3°30′ LS 4°00′ LS 4°30′ LS 130°00′ BT 130°30′ BT 131°00′ BT 131°30′ BT
Arahkan kursor atau tekan Tab untuk melihat ringkasan tiap kecamatan. Ketuk kecamatan untuk melihat ringkasannya.

Ringkasan kabupaten

Angka agregat dari data yang dikelola perangkat daerah, diperbarui 29 Sep 2026. Tidak ada data pribadi yang ditampilkan di halaman ini.

Penduduk terdata
20.003 9.892 laki-laki dan 10.111 perempuan
Kartu keluarga
5.145 rata-rata 3,9 jiwa per KK
Kelompok tani
805 22.588 anggota, 22.935 ha lahan
Pelaku perikanan
1.461 1.165 nelayan tangkap, 371 kelompok
Pedagang pasar aktif
1.073 di 35 pasar
Penerima bantuan 2026
1.209 Rp 2,7 M sudah disalurkan
Rumah tangga miskin
865 17,0% penduduk terdata
Aset infrastruktur
1.312 33,5% dalam kondisi baik

Pertanian dan perikanan

Komposisi kelompok tani dan pelaku usaha perikanan yang sudah terdata di seluruh kecamatan.

Pertanian

Kelompok tani menurut komoditas utama
  • Kelapa16820,9%
  • Pala10513,0%
  • Cengkeh10112,5%
  • Ubi Kayu9211,4%
  • Sagu9011,2%
  • Sayuran8610,7%
  • Lainnya16320,2%

Komoditas terbanyak: Kelapa, 20,9% dari seluruh kelompok.

Kelompok tani menurut kelas
  • Pemula33141,1%
  • Lanjut26933,4%
  • Madya14718,3%
  • Utama587,2%

25,5% kelompok sudah berkelas Madya atau Utama.

Perikanan

Pelaku usaha perikanan menurut jenis
  • Nelayan Tangkap1.16579,7%
  • Pembudidaya Ikan865,9%
  • Pengolah Hasil Perikanan765,2%
  • Pemasar Hasil Perikanan1349,2%

Nelayan tangkap mencakup 79,7% pelaku usaha perikanan.

Armada nelayan tangkap
  • Tanpa Perahu877,5%
  • Perahu Tanpa Motor35830,7%
  • Perahu Motor Tempel52044,6%
  • Kapal Motor20017,2%

61,8% nelayan tangkap sudah memakai perahu atau kapal bermotor.

Lahan dan produksi sagu

Sebaran dusung sagu yang sudah terdata di tiap kecamatan, beserta produksi pati sagu basah tahun 2025.

Luas lahan sagu
3.869,0 ha
Lahan terdata
332
Pohon siap panen
213.707
Produksi pati basah 2025
11.523,3 ton
Nilai produksi 2025
Rp 58,8 M

Lahan terluas ada di Kecamatan Siwalalat, dengan 431,2 ha atau 11,1% dari seluruh lahan sagu terdata.

Peta luas lahan sagu per kecamatan
Arahkan kursor atau tekan Tab untuk melihat angka tiap kecamatan. Ketuk kecamatan untuk melihat angkanya.

Harga pangan pekan ini

Rata-rata harga di 23 pasar yang dipantau pada pekan 28 Sep 2026, dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Garis kecil menunjukkan pergerakan 12 pekan terakhir.

Pangan lokal dan ikan

  • Sagu Basahper kg Rp 5.360 turun 0,9%
  • Sagu Lempengper ikat Rp 16.025 tetap
  • Ubi Kayu (Kasbi)per kg Rp 8.520 turun 1,6%
  • Keladiper kg Rp 12.786 turun 0,1%
  • Pisangper sisir Rp 21.435 turun 0,7%
  • Kelapaper butir Rp 7.673 naik 1,8%
  • Ikan Cakalangper kg Rp 40.167 naik 0,5%
  • Ikan Tongkolper kg Rp 34.114 turun 2,7%
  • Ikan Layang (Momar)per kg Rp 28.659 turun 1,4%

Bahan pokok lainnya

  • Beras Mediumper kg Rp 15.321 turun 0,6%
  • Gula Pasirper kg Rp 18.821 turun 0,4%
  • Minyak Goreng Curahper liter Rp 19.133 turun 1,2%
  • Tepung Teriguper kg Rp 13.906 turun 0,9%
  • Telur Ayam Rasper kg Rp 33.969 turun 1,6%
  • Daging Ayam Rasper kg Rp 48.600 naik 0,4%
  • Bawang Merahper kg Rp 45.633 turun 1,9%
  • Bawang Putihper kg Rp 42.813 naik 0,7%
  • Cabai Rawitper kg Rp 63.821 turun 7,2%

Harga dalam rupiah per satuan. ▲ naik dan ▼ turun dibanding pekan sebelumnya. Harga di tiap pasar bisa berbeda dari rata-rata ini.

APBD 2026: pendapatan dan belanja daerah

Realisasi s.d. Agustus 2026 terhadap APBD murni. Nilai dibulatkan; M berarti miliar dan T berarti triliun rupiah.

Pendapatan daerah

Rp 675,7 M dari target Rp 1,0 T

66,0% terealisasi

  • Pendapatan Asli Daerah Rp 29,5 M / Rp 48,2 M 61,3%
  • Pendapatan Transfer Rp 645,2 M / Rp 970,3 M 66,5%
  • Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Rp 914,1 jt / Rp 4,5 M 20,3%

Belanja daerah

Rp 629,9 M dari pagu Rp 1,1 T

59,4% terealisasi

  • Belanja Operasi Rp 350,6 M / Rp 600,6 M 58,4%
  • Belanja Modal Rp 70,4 M / Rp 205,6 M 34,2%
  • Belanja Tidak Terduga Rp 1,5 M / Rp 5,0 M 30,4%
  • Belanja Transfer Rp 207,4 M / Rp 248,6 M 83,4%

Garis tegak pada batang menandai realisasi yang merata sepanjang tahun, yaitu 66,7% s.d. Agustus. Sebagian belanja, seperti pembangunan fisik, wajar menumpuk di akhir tahun.

Apa yang dicatat

Tujuh kelompok data dikelola dalam satu sistem dengan kode wilayah dan NIK yang sama, sehingga bisa dibaca bersama. Misalnya, nelayan mana yang tercatat miskin tetapi belum menerima bantuan di sebuah desa.

  • Kependudukan

    NIK, nomor KK, umur, pendidikan, dan pekerjaan setiap warga, tercatat per desa dan RT/RW. Bisa diimpor dari berkas ekspor SIAK.

    Dipakai Disdukcapil, Bappeda, dan seluruh perangkat daerah

  • Pertanian

    Kelompok tani dengan komoditas utama seperti pala, cengkeh, kelapa, dan sagu, serta lahan sagu beserta jenis, luas, pohon siap panen, dan produksi pati sagu per triwulan.

    Dipakai dinas yang membidangi pertanian

  • Perikanan

    Nelayan tangkap, pembudidaya, pengolah, dan pemasar hasil perikanan beserta armada, alat tangkap, kartu KUSUKA, dan asuransi. Kelompok nelayan tercatat dengan jenis, kelas, dan jumlah anggotanya.

    Dipakai dinas yang membidangi kelautan dan perikanan

  • Pasar dan perdagangan

    Pasar rakyat, pasar ikan, dan pasar mingguan dengan jumlah kios dan los, serta pedagang di tiap pasar menurut jenis dagangan dan tempat usahanya.

    Dipakai dinas yang membidangi perdagangan dan pengelola pasar

  • Bantuan sosial

    Penerima PKH, BPNT, BLT Dana Desa, PIP, PBI JK, bedah rumah, dan bantuan lain per tahun, lengkap dengan status penyalurannya.

    Dipakai Dinas Sosial dan pemerintah desa

  • Kemiskinan

    Rumah tangga miskin menurut kategori dan desil, beserta kondisi rumah, sumber air minum, dan sumber penerangan.

    Dipakai Dinas Sosial dan Bappeda untuk penyasaran program

  • Infrastruktur

    Jalan, jembatan, air bersih, sekolah, fasilitas kesehatan, dan dermaga, dengan kondisi, sumber dana, dan titik koordinat di peta.

    Dipakai dinas pekerjaan umum dan pemerintah kecamatan

16 kecamatan, 198 desa

Kode wilayah mengikuti Kepmendagri No. 300.2.2-2138 Tahun 2025. Diurutkan menurut jumlah penduduk terdata.

  1. Gorom Timur 23 desa 2.485 jiwa
  2. Pulau Gorom 24 desa 2.113 jiwa
  3. Wakate 18 desa 1.717 jiwa
  4. Kilmury 14 desa 1.352 jiwa
  5. Bula Barat 13 desa 1.217 jiwa
  6. Siwalalat 12 desa 1.169 jiwa
  7. Bula 10 desa 1.160 jiwa
  8. Teluk Waru 11 desa 1.108 jiwa
  9. Werinama 10 desa 1.108 jiwa
  10. Siritaun Wida Timur 10 desa 1.075 jiwa
  11. Tutuk Tolu 11 desa 1.065 jiwa
  12. Kian Darat 10 desa 1.061 jiwa
  13. Ukar Sengan 10 desa 1.023 jiwa
  14. Teor 10 desa 912 jiwa
  15. Seram Timur 6 desa 747 jiwa
  16. Pulau Panjang 6 desa 691 jiwa

Dari desa sampai meja pimpinan

Data berpindah dalam empat langkah, dan setiap langkah dilakukan oleh petugas yang berwenang.

  1. Pendataan

    Operator kecamatan dan perangkat daerah mencatat data dari desa, pasar, dan kelompok, atau mengimpor berkas Excel dan ekspor SIAK.

  2. Pemeriksaan

    Sistem memeriksa NIK, kode wilayah, dan isian wajib sebelum data disimpan, lalu melaporkan baris yang perlu diperbaiki.

  3. Analisis

    Dashboard menyajikan rekap per kecamatan dan desa, grafik tiap sektor, serta peta sebaran infrastruktur.

  4. Tindak lanjut

    Pimpinan dan perangkat daerah memakai angka yang sama untuk menyusun program dan menyasar bantuan.

Data pribadi warga tetap terlindungi

Halaman ini hanya menampilkan jumlah. Rincian warga hanya dapat dibuka oleh petugas yang diberi hak akses.

  • Akses sesuai tugas

    Setiap akun memiliki peran sendiri. Operator Dinas Perdagangan, misalnya, hanya membuka data pasar dan pedagang.

  • Cakupan per kecamatan

    Operator kecamatan hanya melihat dan mengelola data di kecamatannya sendiri.

  • Setiap tindakan tercatat

    Login, perubahan data, ekspor, dan impor tersimpan di log aktivitas yang dapat diperiksa administrator.

Petugas perangkat daerah dan operator kecamatan

Masuk dengan akun yang diberikan administrator untuk mengisi, memeriksa, dan mengunduh data.

Masuk sebagai petugas